A. Sejarah koperasi di dunia
Gerakan koperasi di dunia, di
mulai pada pertengahan abad 18 dan awal abad 19 di inggris.
lembaga ini sering disebut dengan “koperasi praindustri“.
dari sejarah perkembangannya, dimulai dari munculnya revolusi industri di
inggris tahun 1770 yang menggantikan tenaga manusia dengan mesin-mesin industri
yang berdampak pada semakin besarnya pengangguran hingga revolusi perancis
tahun 1789 yang awalnya ingin menumbangkan kekuasaan raja yang feodalistik,
ternyata memunculkan hegemoni baru oleh kaum kapitalis. semboyan
liberte-egalite-fraternite (kebebasan-persamaan-kebersamaan) yang semasa
revolusi didengung-dengungkan untuk mengobarkan semangat perjuang rakyat
berubah tanpa sedikitpun memberi dampak perubahan pada kondisi ekonomi rakyat.
manfaat liberte (kebebasan) hanya menjadi milik mereka yang memiliki kapital
untuk mengejar keuntungan sebesar-besarnya. semangat egalite dan fraternite
(persamaan dan persaudaraan) hanya menjadi milik lapisan masyarakat dengan
strata sosial tinggi (pemilik modal;kapitalis).
1. perkembangan
koperasi di benua eropa
a). Perkembangan koperasi di prancis
Revolusi
perancis dan perkembangan industri telah menimbulkan kemiskinan dan penderitaan
bagi rakyat perancis. kelahiran koperasi yang didasari oleh adanya penindasan
dan kemiskinan yang terjadi pada masyarakat kalangan bawah (buruh) di dalam sistem
kapitalisme yang berkembang pesat saat itu, harus berhadapan pula dengan
kelemahan dari dalam koperasi itu sendiri. kurangnya modal, kesadaran dan
pengetahuan yang rendah dari anggota dan pengurus menyebabkan koperasi sulit
berkembang secara pesat. di sisi lain, ideologi sosialisme yang muncul sebagai
reaksi dari kekurangan-kekurangan kapitalisme itu ternyata tidak mampu berbuat
banyak untuk merubah keadaan saat itu. berkat dorongan pelopor-pelopor seperti
charles forier, louis blanc, serta ferdinand lasalle, yang menyadari perlunya
perbaikan nasib rakyat, para pengusaha kecil di perancis berhasil membangun
koperasi – koperasi yang bergerak dibidang produksi.
Pada saat ini di perancis terdapat gabungan
koperasi konsumsi nasional perancis (federation nationale dess cooperative de
consommation), dengan jumlah koperasi yang tergabung sebanyak 476 buah. jumlah
anggotanya mencapai 3.460.000 orang, dan toko yang dimiliki berjumlah 9.900
buah dengan perputaran modal sebesar 3.600 milyar franc/tahun.
b). Perkembangn Koperasi di Inggris
Koperasi didirikan di kota Rochdale,
Inggris pada tahun 1844. Koperasi ini di pandang sukses. Koperasi yang
dipelopori oleh 28 anggota tersebut dapat bertahan dan sukses karena didasari
oleh semangat kebersamaan dan kemauan untuk berusaha. Mereka duduk bersama dan menyusun berbagai langkah yang akan
dilakukan sebelum membentuk sebuah satuan usaha yang mampu mempersatukan visi
dan cita-cita mereka. Mereka mulai menyusun pedoman kerja dan melaksanakan
sesuai dengan ketentuan yang mereka susun bersama. Walaupun pada awalnya banyak
mengalami hujatan, tetapi toko yang dikelola secara bersama-sama tersebut mampu
berkembang secara bertahap. Rochdale Equitable Pioneer’s Cooperative Society,
dengan prinsip-prinsip koperasinya :
a.
Keanggota yang bersifat terbuka.
b.
Pengawasan secara demokratis.
c.
Bunga yang terbatas atas modal anggota.
d.
Pengembalian sisa hasil usaha sesuai dengan jasanya
pada koperasi.
e.
Barang-barang hanya dijual sesuai dengan harga pasar
yang berlaku dan harus secara tunai.
f.
Tidak ada perbedaan berdasarkan ras, suku bangsa, agama
dan aliran politik.
g.
Barang-barang yang dijual adalah barang-barang yang
asli dan bukan yang rusak atau palsu.
h.
Pendidikan terhadap anggota secar berkesinambungan.
Meskipun masih sangat sederhana tetapi apa yang
dilakukan koperasi Rochdale dengan prinsip-prinsipnya telah menjadi tonggak
bagi gerakan koperasi di seluruh dunia. Prinsip-prinsip koperasi Rochdale
tersebut kemudian dibakukan oleh I.C.A dan disampaikan dalam konggres I.C.A di
Paris tahun 1937.
2. Perkembangan koperasi dibenua amerika
serikat
Keadaan sosial ekonomi amerika serikat pada
pertengahan abad ke-19 hampir sama dengan inggris. menurut catatan, jumlah
koperasi yang tumbuh antara tahun 1863-1939, berjumlah 2600 buah. sekitar 57%
dari koperasi-koperai ini mengalami kegagalan. menurut catatan, dalam periode
1909-1921, sekitar 52% dari seluruh pekumpulan koperasi pertanian yang ada
telah bekerja secara efektif. dalam perkembangannya, ada banyak jenis koperasi
yang berkembang di amerika serikat. di daerah pedesaan antara lain dikenal
adanya koperasi asuransi bersama, koperasi llistrik dan telepon, koperasi
pengawetan makanan, koperasi simpan-pinjam dan koperasi penyediaan benih.
sedangkan koperasi-koperasi di perkotaan sering kali menyelenggarakan toko-toko
eceran. koperasi kredit dan koperasi perumahan juga banyak ditemukan
dikota-kota, di amerika serikat juga berkembang koperasi rumah sakit dan
koperasi kesehatan.
koperasi pertama yang berdiri
di amerika serikat adalah the philadelphia contributionship from lose by fire. semacam asuransi kebakaran. Berikutnya
berdiri koperasi pengairan yang mengurus irigasi pertanian. Dan pada tahun 1880 berdiri
koperasi-koperasi pertanian yang besar (history and performance of inkopkar
1995). sementara itu, di amerika serikat, selama bertahun-tahun juga telah
berkembang perkumpulan simpan pinjam yang dikenal dengan nama credit union,
berkat anjuran alphonso desjardin (1854- 1921). sampai tahun 1915, jumlah
koperasi simpan pinjam atau credit union telah bertambah menjadi 11 unit dan
tiga tahun kemudian meningkat menjadi 42 unit.dan
sampai tahun 1934 telah bertambah menjadi sekitar 2.400 unit yang tersebar di
38 negara bagian. pada tahun tersebut,
presiden roosevelt menandatangani federal credit union act. Dan pada tahun itu pula terbentuk federal
credit union yang menamakan diri sebagai national credit union association,
yang berkedudukan dimadison, wiscounsin.
3. Perkembangan koperasi di asia
a). perkembangan
koperasi di jepang
koperasi
pertama kali berdiri di negara ini pada tahun 1900 ( 33 tahun sesudah
pembaharuan oleh kaisar meiji ), atau bersamaan waktunya dengan pelaksanaan
undang-undang koperasi industri kerajinan. cikal bakal kelahiran koperasi di
jepang mulai muncul ketika perekonomian uang mulai dikenal oleh masyarakat
pedalaman.
gerakan koperasi pertanian mengalami kemajuan
yang sangat pesat sejak tahun 1930-an, khususnya ketika penduduk jepanng
menghadapi krisis ekonomi yang melanda dunia dalam periode 1933. di jepang ada
dua bentuk koperasi pertanian yaitu : Pertama Koperasi pertanian umum yang bekerja
atas dasar serba usaha, seperti menyelenggarakan usaha pemasaran hasil
pertanian, menyediakan kredit untuk usaha peransuransian, pemberian bimbingan
dan penyuluhan pertanian bagi usaha tani. Yang kedua disebut koperasi khusus,
koperasi yang hanya menyelenggarakan satu jenis usaha seperti koperasi buah,
koperasi daging ternak dan koperasi bunga-bungaan dan lain sebagainya. Tapi
pada umumnya koperasi-koperasi pertanian di jepang menyelenggarakan bentuk
koperasi yang pertama.
b). Perkembangan Koperasi di Thailand
Pembentukan departemen pada tahun 1915, mengawali
kelahiran koperasi pertama di Thailand. Departemen promosi koperasi di Thailand
memiliki visi untuk memprmosikan dan mengembangkan kelompok promosi &
kelompok petani menuju ketahanan & kemandirian. Departemen koperasi
memberikan bimbingan baik dari sisi administrasi, kelembagaan, dan efisiensi
dari kelompok petani tersebut.
B. Sejarah perkembangan koperasi di indonesia
Sejak
lama bangsa indonesia telah mengenal kekeluargaan dan kegotong-royongan yang
dipraktekkan oleh nenek moyang bangsa indonesia. kebiasaan yang bersifat
nonprofit ini, merupakan input untuk pasal 33 ayat 1 uud 1945 yang dijadikan
dasar/pedoman pelaksanaan koperasi. Sifat-sifat hubungan sosial, nonprofit dan
menunjukkan usaha atau kegiatan atas dasar kadar kesadaran berpribadi dan
kekeluargaan, kegotong-royongan dan kerjasama disebut pra-koperasi. Pelaksanaan
yang bersifat pra-koperasi terutama di pedesaan masih dijumpai, meskipun arus
globlisasi terus merambat ke pedesaan. kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
pada pertengahan abad ke-18 telah mengubah wajah dunia. berbagai penemuan di
bidang teknologi ( revolusi
industri) melahirkan tata dunia ekonomi baru. tatanan dunia ekonomi
menjadi terpusat pada keuntungan perseorangan, yaitu kaum pemilik modal (
kapitalisme ). kaum kapitalis atau pemilik modal memanfaatkan penemuan baru dengan
sebaik-baiknya untuk memperkaya dirinya dan memperkuat kedudukan ekonominya. Hasrat
serakah ini melahirkan persaingan bebas yang tidak terbatas. Sistem ekonomi
kapitalis / liberal memberikan keuntungan yang sebesar-besarnya kepada pemilik
modal dan melahirkan kemiskinan bagi masyarakat ekonomi lemah. dalam kemiskinan
ini, muncul kesadaran masyarakat untuk memperbaiki nasibnya sendiri dengan
mendirikan koperasi.
Pada tahun 1844 lahirlah koperasi pertama di
inggris yang terkenal dengan nama koperasi rochdale di bawah pimpinan charles
howart. di jerman, frederich willhelm raiffeisen dan hermann schulze memelopori
koperasi simpan pinjam. di perancis, muncul tokoh-tokoh koperasi seperti
charles fourier, louis blance, dan ferdinand lassalle. demikian pula di
denmark. denmark menjadi negara yang paling berhasil di dunia dalam
mengembangkan ekonominya melalui koperasi. Di indonesia pun koperasi ini lahir
sebagai usaha memperbaiki ekonomi masyarakat yang ditindas oleh penjajah pada
masa itu. Sejarah perkembangan koperasi indonesia secara garis besar dapat
dibagi dalam “ tiga masa ”, yaitu masa penjajahan, masa kemerdekaan, dan masa
orde baru hingga sekarang.
1). Koperasi
di indonesia pada masa penjajahan
Di masa penjajahan belanda, gerakan koperasi
pertama di indonesia lahir dari inisatif tokoh R.A.wiriaatmadja pada tahun
1986. wiriaatmadja, patih purwokerto ( banyumas ) ini berjasa menolong para
pegawai, pedagang kecil dan petani dari hisapan lintah darat melalui koperasi.
beliau dengan bantuan e. sieberg, asisten residen purwokerto, mendirikan
hulp-enspaar bank. cita-cita wiriaatmadja ini juga mendapat dukungan dari wolf
van westerrode, pengganti sieberg. mereka mendirikan koperasi kredit sistem
raiffeisen. Gerakan koperasi semakin meluas bersamaan dengan munculnya
pergerakan nasional menentang penjajahan. berdirinya budi Utomo, pada tahun
1908 mencoba memajukan koperasi rumah tangga ( koperasi konsumsi ). serikat
islam pada tahun 1913 membantu memajukan koperasi dengan bantuan modal dan
mendirikan toko koperasi. pada tahun 1927, usaha koperasi dilanjutkan oleh
indonesische studie club yang kemudian menjadi persatuan bangsa indonesia (PBI)
di surabaya. partai nasional indonesia (PNI) di dalam kongresnya di jakarta berusah
menggelorakan semangat koperasi sehuingga kongres ini sering juga disebut “kongres
koperasi”. Pergerakan koperasi selam penjajahan belanda tidak dapat berjalan
lancar. pemerintah belanda selalu berusaha menghalanginya, baik secara langsug
maupun tidak langsung. selain itu, kesadaran masyarakat atas koperasi sangat
rendah akibat penderitaan yang dialaminya. untuk membatasi laju perkembangan
koperasi, pemerintah belanda mengeluarkan peraturan koperasi 7 april no. 431
tahun 1915.
berdasarkan peraturan ini rakyat tidak
mungkin mendirikan koperasi karena :
1. Mendirikan
koperasi harus mendapat izin dari gubernur jenderal,
2. Akta
dibuat dengan perantaraan notaris dan dalam bahasa belanda,
3. Ongkos
materai sebesar 50 golden,
4. Hak
tanah harus menurut hukum eropa, dan
5. Harus
diumumkan di javasche courant yang biayanya juga tinggi.
peraturan ini mengakibatkan munculnya reaksi dari
kaum pergerakan nasional dan para penganjur koperasi. Oleh karena itu, pada
tahun 1920 pemerintah belanda membentuk “ panitia koperasi ” yang diketuai oleh
j.h. boeke. panitia ini ditugasi untuk meneliti mengenai perlunya koperasi.
setahun kemudian, panitia itu memberikan laporan bahwa koperasi perlu
dikembangkan. pada tahun 1927 pemerintah mengeluarkan peraturan no. 91 yang
lebih ringan dari peraturan 1915. isi peraturan no. 91 antara lain :
- Akta tidak perlu dengan perantaraan notaries, tetapi cukup didaftarkan pada penasehat urusan kredit rakyat dan koperasi serta dapat ditulis dalam bahasa daerah,
- Ongkos materai 3 golden,
- Hak tanah dapat menurut hukum adatberlaku untuk orang indonesia asli, yang mempunyai hak badan hukum secara adat.
dengan keluarnya peraturan ini, gerakan koperasi
mulai tumbuh kembali. pada tahun 1932, partai nasional indonesia mengadakan
kongres koperasi di jakarta. pada tahun 1933, pemerintah belanda mengeluarkan
lagi peraturan no. 108 sebagai pengganti peraturan yang dikeluarkan pada tahun
1915. peraturan ini merupakan salinan dari peraturan koperasi belanda tahun 1925,
sehingga tidak cocok dan sukar dilaksanakan oleh rakyat. pada masa penjajahan
jepang, koperasi mengalami nasib yang lebih buruk. karena kantor pusat dan
kantor derah di ganti oleh pemerintah jepang. Seperti kumiai yaitu koperasi
model jepang, mula-mula bertugas untuk mendistribusikan barang-barang kebutuhan
rakyat. hal ini hanya alat dari jepang untuk mengumpulkan hasil bumi dan
barang-barang kebutuhan untuk jepang. walau hanya berlangsung selama 3,5 tahun
tetapi rakyat indonesia mengalami penderitaan yang jauh lebih dahsyat. jadi,
dalam masa penjajahan jepang koperasi indonesia dapat dikatakan mati.
2). Koperasi di indonesia pada masa
kemerdekaan
Setelah bangsa indonesia
merdeka, pemerintah dan seluruh rakyat segera menata kembali kehidupan ekonomi.
sesuai dengan tuntutan UUD 1945 pasal 33, perekonomian indonesia harus didasarkan
pada asas kekeluargaan. dengan demikian, kehadiran dan peranan koperasi di
dalam perekonomian nasional indonesia telah mempunyai dasar konstitusi yang
kuat. pada tahun 1947 Pemerintah berhasil melangsungkan kongres koperasi i di
tasikmalaya, jawa barat. kongres koperasi menghasilkan beberapa keputusan
penting, antara lain :
1. Mendirikan
sentral organisasi koperasi rakyat indonesia ( sokri ),
2. Menetapkan
gotong royong sebagai asas koperasi,
3. Menetapkan
pada tanggal 12 juli sebagai hari koperasi.
akibat tekanan dari berbagai pihak misalnya
agresi belanda, keputusan kongres koperasi i belum dapat dilaksanakan
sebagaimana mestinya. namun, pada tanggal 12 juli 1953, diadakanlah kongres
koperasi ii di bandung, yang antara lain mengambil putusan sebagai berikut :
1. Membentuk
dewan koperasi indonesia ( dekopin ) sebagai pengganti sokri,
2. Menetapkan
pendidikan koperasi sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah,
3. Mengangkat
moh. hatta sebagai bapak koperasi indonesia,
4. Segera
akan dibuat undang-undang koperasi yang baru.
hambatan-hambatan bagi pertumbuhan koperasi
antara lain disebabkan oleh hal-hal berikut :
1. Kesadaran
masyarakat terhadap koperasi yang masih sangat rendah,
2. Pengalaman
masa lampau mengakibtakan masyarakat tetap merasa curiga terhadap koperasi,
3. Pengetahuan
masyarakat mengenai koperasi masih sangat rendah.
untuk melaksanakan program perkoperasian
pemerintah mengadakan kebijakan antara lain :
1. Menggiatkan
pembangunan organisasi perekonomian rakyat terutama koperasi,
2. Memperluas
pendidikan dan penerangan koperasi,
3. Memberikan
kredit kepada kaum produsen, baik di lapangan industri maupun pertanian yang
bermodal kecil
organisasi perekonomian rakyat terutama koperasi
sangat perlu diperbaiki. para pengusaha dan petani ekononmi lemah sering kali
menjadi hisapan kaum tengkulak dan lintah darat. cara membantu mereka adalah
mendirikan koperasi di kalangan mereka. dengan demikian pemerintah dapat
menyalurkan bantuan berupa kredit melalui koperasi tersebut. untuk menanamkan
pengertian dan fungsi koperasi di kalangan masyarakat diadakan penerangan dan
pendidikan kader-kader koperasi.
3). Koperasi di indonesia pada zaman orde baru
hingga sekarang
Tampilan orde baru dalam memimpin negeri ini
membuka peluang dan cakrawala baru bagi pertumbuhan dan perkembangan
perkoperasian di indonesia, dibawah kepemimpinan jenderal soeharto. ketetapan
mprs no.xxiii membebaskan gerakan
koperasi dalam berkiprah.
berikut beberapa kejadian perkembangan koperasi
di indonesia pada zaman orde baru hingga sekarang :
- Pada tanggal 18 desember 1967, presiden soeharto mensahkan undang-undang koperasi no.12 tahun 1967 sebagai pengganti undang-undang no.14 tahun 1965.
- Pada tahun 1969, disahkan badan hukum terhadap badan kesatuan gerakan koperasi indonesia (gerkopin).
- Lalu pada tanggal 9 februari 1970, dibubarkannya gerkopin dan sebagai penggantinya dibentuk dewan koperasi indonesia (dekopin).
- Dan pada tanggal 21 oktober 1992, disahkan undang-undang no.25 tahun 1992 tentang perkoperasian, undang-undang ini merupakan landasan yang kokoh bagi koperasi indonesia di masa yang akan datang.
- Masuk tahun 2000an hingga sekarang perkembangan koperasi di indonesia cenderung jalan di tempat.