Pada era
sebelum tahun 1870 para ekonom mengemukakan bahwa untuk mencapai pembangunan
ekonomi yang tinggi dibutuhkan peran modal sebagai bagian terpenting.
Penggunaan modal tersebut untuk meningkatkan produksi dari sisi penawaran yang
tinggi, sehingga berdampak pada tingginya jumlah permintaan. Namun dalam
prakteknya, penawaran yang tinggi tersebut tidak diimbangi oleh permintaan yang
tinggi pula sehingga menimbulkan masalah seperti kelebihan produksi,
penganguran dan deflasi. Tokoh-tokoh pertumbuhan Klasik yaitu Adam Smith, David
Ricardo, Robert Malthus. Secara umum asumsi yang digunakan Kaum Klasik yaitu
perekonomian dalam keadaan full employment, perekonomian terdiri dari dua
sektor (produsen dan konsumen), tidak ada campur tangan pemerintah dan perekonomian
diserahkan ke mekanisme pasar.
Menurut Pandangan Adam Smith .
Adam Smith
merupakan ahli ekonomi yang pertama kali mengemukakan kebijksanaan
laissez-faire, dan merupakan ahli ekonomi yang banyak berfokus pada
permasalahan pembangunan. Inti dari proses pertumbuhan ekonomi menurut Smith
dibagi menjadi dua aspek utama yaitu pertumbuhan output total dan pertumbuhan
penduduk. Mengenai peranan penduduk dalam pembangunan ekonomi, Smith
berpendapat bahwa perkembangan penduduk akan mendorong pembangunan ekonomi.
Penduduk yang bertambah akan memperluas pasar, maka akan meningkatkan
spesialisasi dalam perekonomian tersebut. Perkembangan spesialisasi dan
pembagian kerja akan mempercepat proses pembangunan ekonomi karena adanya
spesialisasi akan meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan mendorong
perkembangan teknologi (Sadono Sukirno, 2010). Menurut Teori Pertumbuhan
Ekonomi Klasik, pertumbuhan ekonomi bergantung pada faktor-faktor produksi
(Sadono Sukirno, 2010). Persamaannya
adalah :
Y = f(K, L,
R, T)
Y = tingkat
pertumbuhan ekonomi
K = jumlah
barang modal yang tersedia dan digunakan
L = jumlah
dan kualitas tenaga kerja yang digunakan
R = jumlah
dan jenis kekayaan yang digunakan
T = tingkat
teknologi yang digunakan
http://abstraksiekonomi.blogspot.com/2013/08/teori-pertumbuhan-ekonomi-menurut-klasik.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar